Kewirausahaan Olahraga

TUGAS
KEWIRAUSAHAAN OLAHRAGA

‘‘BISNIS OLAHRAGA
INDUSTRI OLAHRAGA
PELUANG BISNIS OLAHRAGA’’




   




                                             NAMA               :          SHAMSUL
                                             NIM                   :          1531041012
                                             JURUSAN         :          PENJASKESREK D


PEND.JASMANI KESEHATAN & REKREASI
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2018/2019



A. Sejarah Industri Olahraga
Munculnya industri olahraga diawali sejak Peter Ueberuth sukses membisniskan olimpiade Los Angeles 1984, maka sejak itu pula olahraga level dunia memasuki era industri. pengambil alihan penyelenggaraan Olimpiade oleh Peter Ueberuth dan menghasilkan laba sebesar 227,7 juta dolar dan mulai munculnya produk Nike yang menjadi sponsor yang mendukung dalam sarana olahraga, menjadi tonggak tumbuhnya industrilisasi dalam bidang keolahragaan.
Dilihat dari kaca mata kemanfaatan, munculnya industri olahraga bagi masyrakat diharapakan akan mampu untuk menciptakan suatu keadaan masyarakat yang maju baik secara struktual maupun kultrual. Dari dimensi struktural adalah dengan adanya upaya transformasi yang mengubah masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. Sedangkan dari dimensi kultural tercermin pada nilai-nilai baru yang berkembang dan sangat bermanfaat dalam menopang terbentuknya suatu masyarakat industri olahraga yaitu menyangkut sikap, tingkah laku rasional masyarakat, sadar kesehatan, dan kompetitif.
B. Pengertian Industri Olahraga
Namun apabila kita lihat dari pengertian industri olahraga menurut Wikipedia Indonesia adalah kelompok bisnis yang bergerak pada bidang olahraga yang memiliki tehnik dan metode yang sama dalam menghasikan laba. Dari pengertian industri olahraga menurut Wikipedia sangat jelas bahwa industri olahraga merupakan kegiatan bisnis. Bisnis dapat didefinisiskan sebagai suatu kegiatan usaha individu yang terorganisir untuk menghasilkan dan menjual barang atau jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memunuhi kebutuhan masyarakat (Sugiyono; 41; 2008). Sementara menurut Brown dan Petrello (1976) menyatakan bahwa Business is an institution which produce good and service demanded by people. Dalam kaitanhya dengan olahraga, bisnis merupakan sejumlah total usaha yang meliputi bidang olahraga baik itu menciptakan atau memproduksi suatu produk yang berkaitan dengan olahraga ataupun kegiatan jasa olahraga dan kemudian memasarkannya kepada masyarakat atau konsumen.

B. Bisnis dan Industri Olahraga
Kegiatan olahraga memiliki nilai kepada kehidupan manusia, baik nilai ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Nilai-nilai olahraga itu mempengaruhi keberhasilan pembangunan nasional, termasuk pembangunan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia. Bahkan dapat dikatakan sistem manajemen dan pembinaan olahraga merupakan bagian integral pembangunan kualitas sumber daya manusia. Olahraga kurang memiliki kontribusi kepada pembangunan nasional. Padahal olahraga memiliki nilai ekonomi karena dapat meningkatkan produktivitas manusia sebagai sumber Sayangnya, sebagian pihak menganggap kegiatan olahraga (termasuk Jasmani dan daya pembangunan.
Kesegaran jasmani yang memadai meningkatkan kemampuan kerja optimal serta dapat menghemat biaya pemeliharaan kesehatan. Pembinaan olahraga secara matang di masa depan akan memberi kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan perorangan. Misalnya melimpah ruahnya bonus yang diterima Taufik Hidayat setelah mendapat medali emas olimpiade. Kita pun dapat mengembangkan bisnis dan kegiatan yang berkaitan dengan olahraga. Olahraga pun dapat memicu kegiatan bisnis baru, misalnya pariwisata, tempat hiburan (rekreasi), perhotelan, restoran, pengembangan usaha kecil (makanan dan minuman, serta jajanan lainnya). Akhirnya derivasinya dapat menciptakan lapangan pekerjaan.





B. Peluang Bisnis Olahraga
Salah satu peluang bisnis khususnya di Makassar adalah  Lapangan futsal semakin merebak Pemain sepakbola mini ini kian banyak. Ini menjadi peluang bagi produsen sepatu menggarap potensi pasar. Produsen lokal bahkan terang-terangan menantang merek asing beradu kuat di lapangan. Persaingan bisnis sepatu futsal kian sengit. Produsen sepatu lokal dan asing berlomba-lomba memanfaatkan pasar penggemar futsal yang terus tumbuh. Selain bersaing harga, sebagian juga berani bersaing secara kualitas dan membidik segmen lebih tinggi.
 Pertumbuhan bisnis sepatu futsal ini didukung oleh infrastruktur lapangan futsal yang kian menjamur. Penggemarnya cepat menyebar lantaran olah raga ini tak membutuhkan lahan luas. Selain itu futsal tidak membutuhkan banyak pemain, cukup dengan 10 orang. Hal terpenting, olah raga ini bisa dimainkan pada malam hari.
Pasar sepatu olah raga (sport) memang cukup legit di tahun in. Data Direktorat Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perdagangan menunjukkan, total produksi alas kaki nasional mencapai 1,2 miliar pasang. Hebatnya, 70% atau sekitar 800 juta pasang merupakan sepatu olah raga. Dan salah satu penyumbang terbesar penjualan sepatu olah raga adalah sepatu futsal. Alhasil, saat ini produsen sepatu lokal lebih serius menggarap bisnis sepatu futsal. “Pertumbuhan penjualan sepatu jenis ini double digit terus,” kata Arif P. Wirawan, Presiden Direktur.
1. Buka Toko Olahraga
            Tidak masalah bagian dunia atau kota yang tinggal di dalamnya, ada beberapa orang yang terlibat dalam satu acara olahraga atau yang lainnya. Sebagai soal fakta, akan ada satu atau lebih acara olahraga yang populer di kota tersebut. Jika kota ini berada di India atau Pakistan, acara olah raga bisa berupa kriket, jika kota ini berada di Amerika Serikat, acara olah raga tersebut bisa berupa bola basket atau sepak bola Amerika dan jika kota ini berada di Brazil atau Argentina, acara olah raga tersebut bisa sepak bola dkk. Intinya jika Anda memutuskan untuk membuka toko olahraga di manapun Anda berada, Anda pasti akan menarik banyak pelanggan selama penawaran toko olahraga Anda sesuai dengan barang olahraga dan berada pada posisi yang baik.

2. Produksi dan Penjualan Mainan Olahraga
            Gagasan bisnis terkait olahraga lain yang menguntungkan yang dapat dimulai dengan sukses oleh pengusaha adalah produksi dan penjualan mainan olahraga. Pastikan bahwa kita memproduksi mainan yang mewakili bintang olahraga favorit; selebriti olahraga seperti David Beckham, Pele, Diego Maradona, Christiano Ronaldo, Lionel Messi, Michael Jordan, Shaquille O’Neil, Usain Bolt, Serena Williams, Tiger Wood 

3. Menyewakan Sarana Gedung Olahraga
Semakin banyaknya peminat olahraga di masyarakat, semakin membuka ruang bisnis yang bisa dikerjakan. Salah satu yang menjanjikan adalah persewaan GOR atau gedung olahraga. Salah satu alternatif yang marak saat ini adalah persewaan lapangan, sangat potensial untuk sebuah bisnis. Salah satu peluang bisnis khususnya di Makassar adalah menyewakan gedung olahraga futsal. Lapangan futsal semakin merebak, pemain sepakbola mini ini kian banyak. Ini menjadi peluang bisnis bagi masyarakat yang ingin merintisnya.Uniknya, permainan futsal masih didominasi golongan menengah ke atas. Termasuk kelompok ini adalah pekerja, mahasiswa, hingga pelajar, begitu pula karyawan perusahaan.
Selain futsal, badminton, bola basket juka masih sangat terbuka untuk Anda garap. Buat perencanaan yang matang, persiapkan semuanya sampai dengan kebersihan gedung yang Anda kelola. Karena sejauh ini kebanyakan gedung olahraga kurang memperhatikan kebersihan nya. Jadi kebersihan yang prima, bisa meningkatkan nilai jual persewaan gedung Anda.

4. Menyewakan Tempat Fitness/ Gym
Tempat fitnes sangat bagus untuk kita kembangkan. Mengingat banyaknya atlet yang sangat membutuhkan dalam menjaga tuh selalu bugar. Banyak juga bisnisman atau wanita karir yang semakin sadar akan pentingnya sebuah penampilan yang fit juga bisa kita manfaatkan untuk berbisnis tempat fitness. Bahkan jika tempat yang Anda sewakan sangat bagus dan memenuhi standar yang tinggi, bisa juga Anda mengajukan kerjasama dengan sebuah klub sepakbola untuk memakai jasa yang Anda kelola.

5. Produksi Alat Olahraga
Siapa yang tidak kenal atlet bulu tangkis sekelas Alan Budikusuma dan Susi Susanti. Mereka adalah pasangan suami istri yang berhasil meraih emas pada Asian Games cabang bulutangkis. Mereka adalah contoh ideal bagi para mantan atlit yang berhasil dalam bisnisnya.
Dengan memproduksi raket dengan merek mereka sendiri, mereka berhasil menjalankan bisninya dengan sempurna. Jika Anda tidak mampu memproduksi sendiri, Anda harus bekerja sama dengan beberapa ahli dibidangnya untuk menyokong bisnis yang sedang Anda kembangkan.

6. Membuka Kursus

Dengan keahlian yang kita miliki dalam olahraga, apalagi kita sebagai mahasiswa olahraga tentunya banyak ilmu yang kita miliki dalam bidang tertentu. Kita bias memanfaatkan keahlian kita untuk membuka kursus atau latihan dengan bidang olahraga yang kita miliki. Jika Anda seorang pemain sepakbola, dirikanlah sekolah sepak bola di daerah Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kewirausahaan

Observasi Sarana dan Prasarana Penjas